Catatan absurd dari seorang Wahyu Tri Kusprasetyo. Sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
23 Oktober 2012
Bioetik blok ke-dua
Blok bioetik,
ga terasa udah dua blok telah dilalui selama menempuh pendidikan di UNS.
Blok Budaya Ilmiah (1) -> Alhamudillah bisa dinalar, hehehe...
Blok Bioetika dan Humaniora (2) -> Masih menjadi misteri...
Soalnya besok adalah ujian blok kedua. Rencananya sehabis ujian langsung ngacir pulkam ke Probolinggo naik kereta. Tiket udah pesan, cukup kelas ekonomi. Meriah, murah, dan rame.
Etika adalah sebuah kata yang harus diperhatikan oleh seorang dokter. Sebagai decision maker, keputusan yang dibuat oleh seorang dokter harus berlandaskan pada kaidah bioetik. Kadiah bioetik yang paling banyak diakui ada 4, yaitu terdiri dari Beneficience, Non Maleficence, Autonomy, dan Justice. Kode etik hanya dimiliki oleh profesi-profesi tertentu yang menyinggung masalah moral. Sifat etika kedokteran diantaranya khusus, sosial, individual, dan normatif. Banyak sekali permasalah etik dalam masyarakat yang seharusnya menjadi perhatian penting.
Sebagai seorang dokter haruslah mempunyai jiwa rela berkorban.
Read More..
20 Oktober 2012
7 Oktober 2012
26 September 2012
2 September 2012
Surakarta, my third home
Dimana bumi ku pijak...di situ aku berjuang.
Surakarta, selama 5 tahun ke depan akan menjadi saksi sekaligus rumah yang membesarkan diri.
Kost-kost an sudah dapat...
Kenal dengan teman seangkatan...mmm rasanya belum. Banyak sekali beragam latar belakang unik dari mereka. Semuanya bersatu dan menciptakan sebuah paduan warna. Meski terkadang komunikasi bias bisa menjadi bahan celotehan atau tertawaan yang tidak jelas. Meski ini bukan yang pertama, tapi harus menjadi yang utama. Karena dulu aku sudah meminta, merengek kepada Yang Maha Kuasa. Nikmat mana yang engkau dustakan? Read More..
Surakarta, selama 5 tahun ke depan akan menjadi saksi sekaligus rumah yang membesarkan diri.
Kost-kost an sudah dapat...
Kenal dengan teman seangkatan...mmm rasanya belum. Banyak sekali beragam latar belakang unik dari mereka. Semuanya bersatu dan menciptakan sebuah paduan warna. Meski terkadang komunikasi bias bisa menjadi bahan celotehan atau tertawaan yang tidak jelas. Meski ini bukan yang pertama, tapi harus menjadi yang utama. Karena dulu aku sudah meminta, merengek kepada Yang Maha Kuasa. Nikmat mana yang engkau dustakan? Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)


